Pages

Jumat, 14 Oktober 2011

W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798) | Injeksi File .Exe


Injeksi file .exe sampai menjadi sesuatu banget (alias virus :p)

Tren atau musiman sepertinya sudah menjadi fenomena umum bagi masyarakat Indonesia. Hal apa saja yang dianggap unik dan menarik, tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi heboh.

Fenomena tren atau musiman dapat terjadi pada hampir seluruh bidang. Contoh pada olahraga, sepakbola adalah tren yang bisa dianggap tidak pernah habis. Berbeda pada cabang olahraga lain yang akan heboh pada saat-saat pertandingan atau kejuaran. Beberapa tren atau musiman lain seperti misalnya distro, band indie, seni fotografi, Bike to Work, berburu kuliner, penggunaan RBT, Blackberry hingga sepeda Fixie. Bahkan pada media jejaring sosial seperti Friendster, hingga Facebook dan Twitter.

Efek ngetren atau musiman ternyata juga merambah para pembuat malware yang sedang dominan dan maraknya membuat varian virus penginfeksi file executable (aplikasi). Dalam setahun ini saja sudah banyak varian virus penginfeksi file executable yang bertebaran dan berkembang di Indonesia, sebut saja Sality, TDSS, Chir, Alman, Virut, Ramnit, dan Slugin.

Dan kini bagi anda para pengguna komputer di Indonesia, harap berhati-hati karena sejak Februari hingga saat ini banyak pengguna komputer yang sudah terinfeksi oleh serangan virus yang mampu merusak program/aplikasi anda. Dan salah satu-nya adalah varian virus yang terdeteksi dan memakan banyak korban yaitu W32/Tufik.D atau Win32.Tufei.13798. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Norman mendeteksi virus W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)

Karakteristik W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)
Tufik.D (Tufei.13798) bukanlah merupakan kelompok malware baru, melainkan sudah ada sejak tahun 2008. Dengan memiliki teknik tambahan yang berbeda, Tufik.D (Tufei.13798) mampu menyebar dan berkembang setidaknya sejak Februari 2011 hingga kini masih berkeliaran dengan berbagai varian yang lain.

Tufik.D (Tufei.13798) memiliki kemampuan melakukan infeksi program/aplikasi yang mirip seperti varian malware lain yaitu Alman, Sality, Virut dan Ramnit. Hal ini yang bisa membuat para pengguna komputer khususnya programmer atau pengkoleksi software menjadi ngeri, karena akan sulit jika membersihkan virus yang melakukan infeksi file terutama file executable (aplikasi).

Tufik.D (Tufei.13798) merupakan salah satu varian virus yang melakukan infeksi file executable (application).

Selain itu jika anda terhubung ke internet, Tufik.D (Tufei.13798) akan menghubungi remote server (IRC server) dan melakukan koneksi ke beberapa alamat server zombie untuk mendownload sekumpulan malware (virus, trojan, spyware).

File W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)
Berbeda dengan varian malware pada umum-nya, Tufik.D (Tufei.13798) menggunakan pendekatan yang sama seperti virus Slugin.A (Plugin.1) yaitu hanya memanfaatkan file executable (aplikasi) yang telah terinfeksi untuk melakukan penyebaran.

Karena tidak membuat file utama, Tufik.D (Tufei.13798) menggunakan pendekatan infeksi pada system Windows dengan tujuan menjaga agar file executable (aplikasi) yang sudah terinfeksi virus akan berjalan dengan baik sehingga komputer akan sulit dibersihkan.

Jika anda sudah terinfeksi Tufik.D (Tufei.13798), malware akan mencoba melakukan infeksi pada beberapa file Windows yang berjalan dan berusaha mengganti-nya yaitu pada :
  • C:\WINDOWS\explorer.exe (1,029 KB)

Untuk melakukan hal tersebut, Tufik.D (Tufei.13798) akan membuat file duplikasi dari Explorer.exe pada root drive yaitu :
  • C:\explorer.exe (1,043 kb)

Selanjutnya file tersebut akan di-infeksi dan menggantikan file explorer.exe yang asli pada folder WINDOWS setelah komputer melakukan restart.

Kemudian malware memindahkan file asli dari explorer.exe ke folder temporary :
  • C:\Documents and Settings\[UserName]\Local Settings\Temp\@1.tmp (1,029 KB)

Serta melakukan perubahan pada file berikut :
  • C:\WINDOWS\debug\usermode\userenv.log
Sedangkan sasaran infeksi yaitu file yang memiliki ekstension berikut :
  • .exe (pada seluruh drive) sebesar 14 kb

Secara umum baik pada file sysetm Windows ataupun file aplikasi /executable, Tufik.D (Tufei.13798) akan menginfeksi dengan menambah ukuran file sebesar 14 kb.

Gejala & Efek W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)
Beberapa gejala yang terjadi jika anda sudah terinfeksi yaitu :

  • Menginfeksi file executable (exe)
Agar dapat dengan mudah melakukan penyebaran serta menjaga agar komputer tetap terinfeksi, maka Tufik.D (Tufei.13798) menginfeksi file executable (exe). Sehingga jika pengguna komputer tidak sengaja menjalankan file program/aplikasi yang menggunakan extension exe, Tufik.D (Tufei.13798) akan kembali menginfeksi komputer. Dengan demikian komputer akan sangat sulit dibersihkan.

  • Menginfeksi file system Windows (Explorer)
Salah satu efek yang terbilang cukup sukses adalah kemampuan Tufik.D (Tufei.13798) untuk menginfeksi file system Windows seperti Windows Explorer. Dengan menginfeksi file system yang sudah otomatis berjalan saat komputer aktif, maka proses Tufik.D (Tufei.13798) bisa dengan leluasa melakukan aksi-nya.
  • Disable Windows File Protection
    Agar dengan mudah menginfeksi Windows Explorer, Tufik.D (Tufei.13798) akan mematikan fungsi dari Windows File Protection. Dengan cara ini maka jika ada perubahan pada system Windows seperti Explorer, tidak akan muncul notifikasi bahwa file Windows telah terinfeksi. (lihat gambar 2)
    Gambar 2, Notifikasi ini tidak akan muncul jika Tufik.D (Tufei.13798) telah beraksi
  • Melakukan koneksi ke Remote Server
    Untuk memudahkan dalam melakukan aksi-nya, Tufik.D (Tufei.13798) melakukan koneksi ke remote server dengan membuka port-port tertentu seperti 80, 81, 8080 dan 8081.
  • Mendownload file malware
    Tufik.D (Tufei.13798) mencoba memanfaatkan beberapa port Windows yang terbuka agar dapat melakukan salah satu aksi-nya yaitu mendownload file malware lain agar komputer tetap terinfeksi dan melakukan penyebaran dengan mudah.
  • Mematikan services-services tertentu
Akibat dari infeksi terhadap file executable (exe) termasuk file Windows Explorer dan mematikan beberapa services tertentu, maka terkadang beberapa file Windows akan menjadi error sehingga komputer menjadi tidak berjalan dengan normal. (lihat gambar 3)
Gambar 3, Windows Explorer dibuat error karena telah di-infeksi oleh Tufik.D (Tufei.13798)

Metode Penyebaran W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)
Beberapa cara dari Tufik.D (Tufei.13798) melakukan penyebaran yaitu sebagai berikut :

  • Removable drive
Dengan memanfaatkan file executable (exe) yang sudah terinfeksi oleh Tufik.D (Tufei.13798), hal ini yang secara umum sering digunakan oleh para pembuat virus infeksi seperti Sality, Virut, Alman, Ramnit, dll. Perhatikanlah bagi anda yang suka menyimpan file program/aplikasi untuk dipastikan tidak terinfeksi oleh Tufik.D (Tufei.13798).

  • Jaringan
Dengan memanfaatkan file sharing terutama sharing full akses, Tufik.D (Tufei.13798) dapat menginfeksi file executable (exe). Sehingga jika file tersebut juga di akses orang lain, maka akan dengan mudah terinfeksi dengan cepat.

Pembersihan W32/Tufik.D (Win32.Tufei.13798)
  1. Putuskan koneksi jaringan/internet.

  1. Matikan “System Restore” (Windows XP/ME)
  • Klik kanan My Computer, pilih Properties.
  • Pilih tab System Restore, beri ceklist pilihan Turn off System restore
  • Klik Apply, Klik OK. (lihat gambar 4)
    Gambar 4, Matikan System Restore
  1. Matikan dan hapus Tufik.D (Tufei.13798)
Lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Download tools untuk membersihkan Tufik.D (Tufei.13798) pada komputer yang belum terinfeksi pada link berikut :

Norman Malware Cleaner

  1. Setelah selesai, kompress file tersebut hingga menjadi file zip.
  2. Copy file tersebut dan letakkan dimana saja pada komputer yang terinfeksi.
  3. Klik kanan file zip tersebut, kemudian klik explore.
  4. Klik 2x file yang sudah di-explore tersebut untuk menjalankan, kemudian klik Run.
  5. Jika sudah muncul jendela Dr.Web CureIt, klik OK untuk menjalankan dalam mode EPM (Enhanced Protection Mode).
  6. Klik Start untuk memulai Scan, dan klik Yes untuk memulai.
  7. Biarkan hingga proses scan selesai.

  1. Bersihkan temporary file dari jejak Tufik.D (Tufei.13798)
Lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Klik Menu Start -> Run
  2. Ketik perintah pada kotak open : cleanmgr , kemudian klik OK.
  3. Pada drive system (C) klik OK, biarkan proses scan drive.
  4. Setelah muncul jendela Disk Cleanup, beri tanda file yang akan di hapus (terutama Temporary Files), kemudian klik OK.
  5. Tunggu hingga selesai.

  1. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali malware ini dengan baik.
  2. Aktifkan kembali System Restore.

W32/Kolab.xx | Facebook Virus | komputer jadi robot | jaringan jadi bolot |

Virus FB Chat varian Zbot, komputer jadi robot, jaringan jadi bolot

Pernah-kah Anda mendapatkan pesan chat pada Facebook dari salah satu kontak Facebook Anda ? Pesan chat tersebut memberikan sebuah link tertentu. (lihat gambar 1)
Gambar 1, Pesan FB Chat bervirus

Jika Anda meng-klik link pada pesan chat tersebut, maka secara otomatis file virus akan terdownload ke dalam komputer Anda. Dan jika Anda menjalankan file tersebut, maka komputer Anda akan terinfeksi oleh virus tersebut.

Jika anda familiar dengan salah satu varian worm yang menyebar via chat seperti YM (Yahoo! Messenger) atau Skype, maka anda patut waspada, karena VaksinCom telah menerima laporan serangan worm/rootkit/trojan yang menyebar menggunakan pesan chat pada FB. Hebatnya, virus ini tidak memanfaatkan Apps Facebook sehingga administrator Facebook tidak bisa menghentikan virus ini dibandingkan dengan virus Facebook lain yang mengandalkan Apps.

Sejak pertengahan Agustus hingga saat ini banyak pengguna komputer yang sudah terinfeksi oleh serangan worm/rootkit/trojan ini, dan varian tersebut terdeteksi oleh Norman sebagai W32/Kolab.xx. (lihat gambar 2)
Gambar 2, Norman mendeteksi varian W32/Kolab.xx

Keluarga ZBOT : Broadcast message
Keluarga ZBOT merupakan salah satu kelompok trojan/backdoor yang dirancang untuk mencuri informasi/data dari pengguna komputer terutama hal-hal yang berhubungan dengan data pribadi keuangan khususnya yang berhubungan dengan Internet Banking.

Sedangkan varian worm/rootkit/trojan Kolab merupakan salah satu varian dari ZBOT yang muncul sejak pertengahan Agustus 2011. Varian ini memiliki kemampuan mengirim pesan yang disertai link yang memiliki konten bervirus. Link yang dikirimkan pun bermacam-macam sesuai dengan jenis varian. Trojan Kolab juga diidentifikasikan sebagai W32/Kryptik atau W32/SlenfBot.

Trojan ini memiliki kemiripan (atau mungkin merupakan bagian) dengan kelompok malware YM (ChyMine/YiMfoca, yang identik menyebar menggunakan akun YM, Skype, Gtalk, dan lain-lain) karena memiliki file dan lokasi yang sama persis dengan malware YM.

Gejala & Efek Trojan Kolab
Beberapa gejala yang terjadi jika anda sudah terinfeksi yaitu :

  • BSOD, menumpang svchost
Trojan Kolab tidak berjalan pada proses atau services Windows, sehingga sulit menemukan dan mematikan keberadaan trojan ini. Tetapi, trojan ini justru mendompleng atau menumpang pada file svchost.exe milik Windows, sehingga Anda akan sulit mematikan-nya. Jika Anda memaksa mematikan file svchost.exe, komputer akan blue screen (lihat gambar 3). Termasuk jika Anda mencoba melakukan scan menggunakan tools removal tertentu seperti GMER (tools mendeteksi rootkit).
Gambar 3, Berusaha mematikan file svchost yang telah didompleng, akan muncul BSOD

  • Broadcast ke IP-IP tertentu
Walaupun tidak berjalan pada proses atau services Windows, trojan Kolab memanfaatkan file svchost.exe Windows, untuk melakukan broadcast pada IP-IP Address tertentu. Hal ini yang membuat jaringan internet menjadi lambat. (lihat gambar 4)
Gambar 4, Aktivitas broadcast yang dilakukan oleh trojan Kolab

  • Mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall
Agar dapat berjalan bebas tanpa hambatan dan tidak di blok Firewall, trojan Kolab ikut mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall, sehingga dapat melakukan koneksi dan broadcast pada IP-IP tertentu dengan leluasa. (lihat gambar 5)
Gambar 5, Aktivitas broadcast yang dilakukan oleh trojan Kolab
  • Menyembunyikan proses berjalan
Hebatnya trojan Kolab, walaupun sedang melakukan broadcast tetapi tidak terlihat dalam proses Windows. Hal ini yang menyebabkan agak sulit untuk dimatikan secara manual. Banyak aplikasi sekuriti yang tidak mampu mendeteksi Kolab seperti :
  • Windows Task Manager
  • Process Explorer
  • Current Process
  • HijackThis
  • Dll

  • Aktif pada Start-Up
Bukan hanya pada Windows Firewall, trojan Kolab juga ikut mencantumkan dirinya pada start-up Windows. Sehingga jika komputer akan dijalankan, maka trojan Kolab akang langsung aktif. (lihat gambar 6)
Gambar 6, File trojan Kolab yang aktif pada Start-up

  • Menyebarkan pesan chat link bervirus pada Facebook
Ini adalah gejala pamungkas, jika Anda telah terinfeksi oleh Kolab. Komputer Anda akan mengirimkan pesan chat link yang mengandung virus kepada teman-teman Facebook Anda seperti pada gambar 1 di atas atau gambar 7 di bawah ini. (lihat gambar 7).
Gambar 7, File trojan yang aktif pada Start-up

Beberapa link tersebut umumnya berasal dari website yang memberikan ijin untuk menyimpan atau menyebarkan file secara gratis seperti :
  • Imageshack.com
  • Imgdropbox.com
  • Megafilehd.com
  • Facebook.com

  • Mengirim pesan chat link bervirus pada aplikasi web lain yang terhubung dengan Facebook
Salah satu aplikasi web yang terintegrasi dengan Facebook yaitu Skype juga ikut menjadi korban dari serangan trojan Kolab. Umumnya jika Anda menggunakan account Skype yang sama dengan account pada Facebook Anda, maka secara otomatis akan saling terintegrasi. Hal ini yang dimanfaatkan trojan Kolab untuk dapat menyebarkan pesan chat yang mengandung link bervirus. Hal ini juga bisa terjadi jika account Facebook Anda terintegrasi juga dengan account lain yang memiliki fitur chat. (lihat gambar 8)
Gambar 8, Trojan Kolab mengirim pesan pada Skype yang terintegrasi dengan Facebook

File Trojan Kolab
Trojan Kolab dibuat menggunakan bahasa pemrograman C++. Varian dari trojan ini sudah sangat banyak dan beragam, serta memiliki ukuran yang berbeda-beda. Berikut ciri-ciri file trojan sebagai berikut : (lihat gambar 9)
  • Memiliki ukuran beragam dari 150 kb s/d 300 kb
  • Type file “Application” dan “MS-DOS Application”
  • Memiliki extension “com” dan “exe”
Gambar 9, File trojan Kolab

Saat trojan Kolab berhasil dijalankan, trojan hanya akan membuat 1 file induk yaitu :
  • C:\WINDOWS\system32\[nama_acak.exe]

Sedangkan file yang didownload melalui link pada pesan chat seperti berikut :
  • [nama_file.JPG_link_website].com
Keterangan :
  • Nama_file : nama file acak, identik dengan “Picture”
  • Link_website : merupakan tempat file tersebut dapat di download, misal www.facebook.com

Modifikasi Registri
Modifikasi registri yang dilakukan oleh trojan Kolab antara lain sebagai berikut :
  • Menambah Registry
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
Windows Network = C:\WINDOWS\system32\[nama_acak].exe

Metode Penyebaran
Cara trojan Kolab melakukan penyebaran yaitu sebagai berikut :
  • Pesan chat melalui account FB atau yang terhubung dengan FB (lihat gambar 10)
Cara satu-satunya trojan Kolab untuk menginfeksi dan melakukan penyebaran melalui media jejaring sosial Facebook melalui fitur chat. Selain itu juga dapat melalui account e-mail Facebook Anda yang digunakan pada aplikasi chat lain yang terhubung dengan Facebook semisal Skype.
Gambar 10, Trojan Kolab pada Facebook Chat

Pembersihan trojan Kolab
  • Putuskan koneksi jaringan/internet.
  • Lakukan pembersihan trojan pada mode “safe mode”.
Lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Restart komputer (jika dalam keadaan mati tinggal tekan tombol power)
  2. Saat akan booting tekan tombol F8 pada keyboard secara secara terus menerus hingga muncul layar “Safe Mode” (lihat gambar 11)

Gambar 11, Mode “Safe Mode”

  1. Pilih mode “Safe Mode”, dan klik [Enter]
  2. Biarkan berjalan hingga masuk menu Login Windows.

  • Matikan dan hapus trojan Kolab
Lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Download removal tools (pada komputer yang bersih) untuk membersihkan trojan Kolab pada komputer yang belum terinfeksi pada link berikut :

Norman Malware Cleaner (lihat gambar 12)
Gambar 12, Gunakan Norman Malware Cleaner untuk membasmi trojan Kolab

  1. Setelah selesai, kompress file tersebut hingga menjadi file zip.
  2. Kopi file tersebut dan letakkan dimana saja pada komputer yang terinfeksi.
  3. Klik kanan file zip tersebut, kemudian klik explore.
  4. Klik 2x file yang sudah di-explore tersebut untuk menjalankan, kemudian klik Run.
  5. Jika sudah muncul jendela konfirmasi persetujuan Norman Malware Cleaner, klik Accept untuk menjalankan.
  6. Pada tab Scan, pastikan dalam mode Quick.
  7. Pada tab Options, pastikan hanya tercentang pilihan berikut :
  • Enable Quarantine
  • Enable Memory Scanning
  • Enable FakeAV Scanning
  • Enable Cleaning
  • Enable Rootkit Cleaning
  • Enable Sandbox
  • Enable detection of potentially unwanted programs
  • Enable multithreading
  1. Klik Start untuk memulai Scan.
  2. Biarkan hingga proses scan selesai.
  3. Jika meminta untuk restart, lakukan restart komputer.

  • Bersihkan temporary file dari jejak trojan Kolab.
Lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Klik Menu Start -> Run
  2. Ketik perintah pada kotak open : cleanmgr , kemudian klik OK.
  3. Pada drive system (C) klik OK, biarkan proses scan drive.
  4. Setelah muncul jendela Disk Cleanup, beri tanda file yang akan di hapus (terutama Temporary Files), kemudian klik OK.
  5. Tunggu hingga selesai.
  • Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali trojan Kolab dengan baik.

Senin, 10 Oktober 2011

Pengertian SpyWare

Spyware bukanlah spy yang membawa ember. Spyware juga bukan sepan yang dikewer-kewer. Konon, Spyware itu adalah sejenis software, atau configurasi software, atau software yang di konfigurasi, atau konfigurasi yang menggunakan software, yang tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi dari seseorang atau suatu organisasi, tanpa permisi.
Seringkali, yang dilakukannya hanyalah mengintip, sampai matanya bintit, giginya sakit, dan tingkahnya genit, ih... amit-amit. Tapi lain waktu dia juga suka iseng mengubah-ubah konfigurasi dari komputer yang menjadi korbannya, se enak perutnya. Yap, cukup kurang ajar memang. Selain itu, spyware juga dapat mengumpulkan informasi dari komputer user, dan secara teratur akan mengirimkan informasi tersebut ke lokasi tertentu (biasanya sebuah server).
Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan informasi ini mungkin berbentuk fitur yang menempel di web browser, atau control Active X yang bisa di download, plug-in dari browser, atau program yang berdiri sendiri. Adapun jenis informasi yang di kumpulkannya antara lain:

  • Melacak website. Anda mungkin pernah mendengar istilah adware, yang banyak menganggapnya sebagai cabang dari spyware. Perusahaan marketing dan provider banner ad (banyak di antaranya adalah perusahaan yang sangat legal) menggunakan adware semata-mata untuk melacak website yang di kunjungi user dan mencari tahu apakah user tersebut berlangganan banner ads. Informasi seperti ini umumnya di gunakan untuk perusahaan marketing, yang selalu mencoba untuk memisahkan orang dari uang yang di milikinya. Akan tetapi, beberapa spyware bahkan lebih dari sekedar melacak website.
  • Merekam penekanan tombol. Spyware yang seperti ini biasa di sebut dengan key logger. Dan key logger ini, di anggap spyware yang paling kejam, kelam, dan hitam.... jahanam! Karena, key logger ini akan merekam semua tombol yang di tekan-tekan maupun yang di pijit-pijit dan di injit-injit oleh user di komputer yang lagi muter-muter. Lalu mengirimkan hasil perekamannya tersebut ke pada si hacker yang masih bersaudara dengan si cracker. Itu berarti user yang sering melakukan online banking, dan ecommerce di komputer yang telah terjangkit key logger beresiko untuk kehilangan data-data sensitifnya. Misalnya identitas user, password, data kartu kredit, data bank, nama selingkuhan, dan lain-lain.
Selain itu, spyware juga dapat mengubah informasi yang ada pada komputer user, misalnya home page, search page, dan Tommy page... eh maksudnya file-file hosts (sebuah file text yang mengandung IP address dari nama host tertentu).
Diantara jenis spyware yang dapat mengubah informasi pada komputer Anda adalah scumware, yaitu sebuah istilah dari plug-ins browser yang dapat mengubah tampilan dari website (seringkali yang di ubah adalah banner dari website tersebut.)
Misalnya, saat Anda mendatangi sebuah website yang memasang banner dari Amazon.com, maka scumware akan mengganti banner Amazon.com tersebut dengan banner miliknya sendiri, sehingga banner dari scumware lah yang akan selalu Anda lihat.
Selain itu, scumware juga akan membuat hyperlink di dalam text pada suatu halaman web, yang jika di klik, akan membawa user ke website yang di iklan kan. Sebagai contoh, katakanlah Anda sedang melihat sebuah website dari seorang pedagang.
Maka scumware akan menyisipkan hyperlink pada keyword tertentu di halaman si pedagang tersebut (link ini hanya terlihat oleh komputer yang sudah terkena scumware) yang jika klik, maka akan mengarahkan Anda meninggalkan website pedagang tersebut, mungkin ke website yang jadi pesaingnya.
Biasanya melalui sebuah control Active X, scumware akan mengubah content dari sebuah halaman web, dan itu akan mengubah cara browser menampilkan halaman web. Nah, cukup menyebalkan bukan? Karena itu, berhati-hatilah terdahap spyware yang banyak berkeliaran di internet.
By :  Belajar Internet Blogs

Sabtu, 08 Oktober 2011

4 Shared Download Tanpa Tunggu

Pasti kalian sering donlot via 4shared kan ? , nah kadang-kadang kalau download file yang besar sizenya kita harus menunggu 360 detik, 520detik, dll.
Pasti kalian jengkel kan sobat, nunggunya lama, downloadnya gede lagi :D
bagi yang koneksi dewa sih gpp, kalau udah disuruh nunggu terus koneksinya seperti keong :D
langsung sajalah, nih scriptnya dibawah, copy paste ke address bar kemudian tekan enter :
javascript:alert (c=1)
*Keterangan : (C=1) adalah detik, jadi sobat blogger bisa merubah Angkanya sesuka hati, tapi ini yang paling Cepatnya.
Screenshot
copy paste script tadi kemudian enter
Bukti Script Work
By : Van Persib

UPDATE ! BUG !

KAreNA ada bug kalau abis 1 detik dan download akan reload....
maka link "Unduh File Sekarang" Di coy URLnya ke IdMan Dengan Klik Tombol "DOwnload URL"

Kamis, 06 Oktober 2011

Kabar Buruk Dunia Maya | Pendiri Apple Telah Tiada


Steve Jobs, Pendiri Apple Meninggal - Terkejut bukan main ketika pagi tadi saat buka facebook dan lihat timeline teman yang berkata bahwa founder Apple meninggal dunia. Steve Jobs meninggal dunia pada 06 Oktober 2011. Steve Jobs meninggal di usianya yang ke 56 Tahun. Apple pasti sangat kehilanggan seseorang sangat jenius seperti Steve Jobs.
Penyebabnya yaitu kanker pankreas yang sudah berada di tubuhnya selama 8 tahun sejak tahun 2004.. Ucapan duka cita dari beberapa orang terkenal di dunia pun mengalir. Mulai dari Bill Gates yang merupakan pesaing Steve Jobs di market dunia, dan salah satu pendiri Google yaitu Sergey Brin pun megungkapkan perasaan duka cita nya tersebut melalui MacBook nya yang hasil karya Steve Jobs. Dan salah satu orang terkenal lagi yaitu Marck Zuckerberg pun menyampaikan bela sungkawanya lewat akun facebooknya.

 
Semoga amal Steve Jobs diterima oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Dan Apple juga dapat tetap terus maju walaupun tanpa seorang Steve Jobs.

 Sumber : Dode + Cyber